Foto : Jaksa Agung, ST Burhanuddin
LATIVI NEWS
Kejaksaan Republik Indonesia menyelenggarakan acara Apresiasi & Penganugerahan Zona Integritas (ZI) Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) kepada 38 Satuan Kerja dan 12 Satuan Kerja pemenang Kompetisi BerAKHLAK Tahun 2025 ” yang berlangsung secara hybrid di Aula Gedung Utama Kejaksaan Agung (Kejagung), Rabu( 17/12 /25).
Jaksa Agung Burhanuddin menekankan bahwa kompetisi ini adalah instrumen strategis untuk menguji sejauh mana nilai-nilai dasar Ber-AKHLAK pada ASN terinternalisasi dalam perilaku sehari-hari insan Adhyaksa. Nilai dasar ASN itu berupa berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif.
Predikat WBK, tegas Jaksa Agung, bukan sekadar pemenuhan administratif, melainkan cerminan budaya kerja yang menjunjung tinggi kejujuran dan kepentingan masyarakat.
“Jadikan integritas sebagai landasan moral dalam melaksanakan tugas. Jauhkan diri dari perbuatan tercela yang dapat mencoreng marwah institusi,” tegas Jaksa Agung seraya berharap pencapaian ini menjadi pemicu bagi seluruh satuan kerja lainnya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan hukum dan profesionalisme.
Sepanjang tahun 2025, Kejaksaan telah melaksanakan pembangunan Zona Integritas (ZI) secara terencana dan terukur sesuai Pedoman Jaksa Agung Nomor 4 Tahun 2021.

Dari total 215 satuan kerja yang mengikuti proses evaluasi objektif dan berjenjang, sebanyak 38 satuan kerja berhasil ditetapkan meraih predikat ZI menuju WBK Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK), Dua diantaranya dari Kejaksaan Negeri di wilayah hukum Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan yaitu Kejaksaan Negeri Barito Kuala dan Kejaksaan Negeri Tanah Bumbu
Selain penganugerahan ZI, Kejaksaan juga mengumumkan pemenang Kompetisi BerAKHLAK 2025. Kompetisi ini diikuti oleh 166 karya dari seluruh Indonesia yang mencakup kategori video, podcast, berita, dan artikel.
Penilaian dilakukan secara komprehensif oleh Tim Evaluator dari Biro Perencanaan, Puspenkum, dan Kementerian PANRB untuk menjaring tiga besar terbaik pada setiap kategori.
Acara ini turut dihadiri secara langsung oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini, Wakil Ketua Komisi Kejaksaan Babul Khoir Harahap, Jaksa Agung Muda Pembinaan Hendro Dewanto, Jaksa Agung Muda Pengawawsan Rudi Margono, Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan RI Leonard Eben Ezer Simanjuntak, Pejabat Eselon, II, dan III Kejaksaan Agung.
(MN)
