Foto: DR Fauzan Ramon bersama alumni Fakultas Hukum ULM angkatan 1982

 

Banjarmasin – Lativi News

Meski empat dekade telah berlalu namun keakraban antara Alumni Fakultas Hukum Universitas Lambung Mangkurat (ULM) angkatan 1982 yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Fakultas Hukum (IMAFAHU ) 82 tak pernah pudar .

Rutin setiap sebulan atau dua bulan sekali mereka bersilaturahmi mengadakan pertemuan yang terbungkus dalam suasana keakraban .

Kali ini pertemuan diadakan di salah satu Resto dikawasan Banjarmasin, Kamis (11/12/25)

Menurut Elis CH, Sekretaris II IMAFAHU, kegiatan ini menjadi agenda tetap para alumni sejak puluhan tahun lalu.

“Kita selalu adakan setiap sebulan sekali. Keakraban kami tidak berubah sejak 1982 hingga sekarang,” ujarnya.

Salah satu yang paling aktif menjaga tradisi silaturahmi adalah tokoh Advokat , DR Fauzan Ramon SH MH, Ketua IMAFAHU sekaligus sponsor utama kegiatan tersebut.

“Se sibuk apa pun kami, untuk acara selalu meluangkan waktu. Silaturahmi itu penting. Apalagi sudah puluhan tahun bersama,” ucap Fauzan.

Fauzan baru saja kembali dari kampung halamannya di Kandangan. Selain menangani beberapa klien di daerah asalnya, ia sempat mengunjungi makam ulama dan habib, serta berbagi rezeki kepada masyarakat saat singgah di pasar tradisional.

Meski agenda pribadinya padat, Fauzan tetap hadir dalam reuni sebelum kembali terbang ke luar negeri.

“Habis acara ini saya langsung persiapan ke Kuala Lumpur untuk memenuhi urusan klien sekaligus ambil waktu liburan,” tambahnya sambil tertawa kecil.

Ketua Pemuda Panca Marga Kalsel, Hj Fatimah Adam SH, yang juga teman alumninya, menyampaikan apresiasi atas komitmen Fauzan menjaga kebersamaan.

“Beliau ini sosok yang sibuk sekali, tapi tetap memprioritaskan silaturahmi. Itu tidak semua orang bisa. Kami bangga punya ketua seperti beliau,” katanya.

Silaturahmi yang Menjadi Tradisi

 

Pertemuan malam itu kembali menjadi pengikat rasa kebersamaan angkatan 82 yang kini telah tersebar di berbagai profesi—pengacara, notaris, akademisi, birokrat, hingga pengusaha.

Di antara obrolan nostalgia, diskusi hukum, dan canda tawa, terselip kebanggaan bahwa meski perjalanan hidup telah membawa mereka ke berbagai arah, persaudaraan yang dibangun sejak bangku kuliah tetap bertahan.

“Kita ini tidak hanya kawan kuliah, tapi keluarga besar yang tumbuh bersama hingga sekarang,” ujar Elis.

Menutup acara silaturahmi , Fauzan kembali menegaskan bahwa kesibukan bukan alasan memutus silaturahmi.

“Kita ini tumbuh dari tempat yang sama. Kalau bukan kita yang menjaga kebersamaan, siapa lagi?”

Tak lama setelah acara selesai , ia pamit untuk menyiapkan keberangkatannya ke Kuala Lumpur esok hari.

(MN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *