Banjarbaru -Lativi News

Upacara Hari Ulang Tahun (HUT ) Persatuan Jaksa Indonesia ( PERSAJA ) ke-74 Tahun 2025 dilaksanakan serentak di seluruh indonesia.

Bertempat di Halaman kantor Kejaksaan Tinggi Kalimantan selatan di Komplek Perkantoran Provinsi Kalimantan Selatan Jln. Bina Praja Timur Cempaka Kota Banjarbaru Kalimantan Selatan
Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalimantan Selatan (Kalsel) Pada Hari Rabu, 14 Mei 2025 Telah dilaksanakan kegiatan Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun Persatuan Jaksa Indonesia (PERSAJA) ke-74 yang pimpin oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan Rina Virawati, S.H.,M.H. dan di ikuti para Asisten, para Koordinator , Para penjabat Struktural dan Seluruh Pegawai Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan.

HUT PERSAJA Tahun 2025 dengan tema “ PERSAJA Bersinergi Mendukung Institusi Wujudkan Asta Cita Penegak Hukum”.

Adapun Hari Lahir Persatuan Jaksa di tetapkan pada tanggal 6 Mei 1951 berdasarkan hasil Musyawarah Nasional Luar Biasa tanggal 20 Juni 2022.

Diterangkan oleh Kasi Penkum Kejati Kalsel Yuni Priyono SH MH bahwa
pada Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun Persatuan Jaksa Indonesia (PERSAJA) ke-74 Tahun 2025, Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan selatan menyampaikan amanat dari Jaksa Agung Dr. ST. Burhanuddin, S.H.,M.H. dalam amanat nya salah satu perwujudan komitmen PERSAJA untuk menjaga kedaulatan hukum yakni mendorong Kejaksaan untuk mendukung program-program Pemerintah yang dituangkan dalam visi dan misi Pemerintah.
Kejaksaan Republik Indonesia tidak hanya menjadi penegak hukum, tetapi juga pilar penting dalam mewujudkan cita-cita bangsa yang berdaulat, adil, dan makmur berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945, serta mengemban misi sosial, moral, dan konstitusional dalam menjamin ketertiban, keadilan, dan kemakmuran masyarakat.

Dalam 74 (tujuh puluh empat) tahun perjalanannya, organisasi profesi Jaksa ini telah melalui berbagai fase perkembangan yang menyesuaikan dengan dinamika zaman.
Di sisi lain, dengan semangat kebersamaan dan loyalitas pada negara, PERSAJA terus beradaptasi dengan perkembangan zaman sambil tetap memegang teguh nilai-nilai kebenaran, keadilan, dan kepentingan umum, sesuai dengan amanat yang diemban oleh Kejaksaan Republik Indonesia.
Nilai-nilai yang menjadi dasar bagi Jaksa dalam menjalankan tugas mulianya tersebut juga direpresentasikan secara visual dalam lambang PERSAJA yang kita kenakan saat ini, yaitu:

  1. Perisai Bersudut 5 (lima)
  2. Kepak Sayap
  3. Timbangan.
  4. Tiga Bintang Bersudut
  5. TigaTulisan    PERSAJA
  6. Pedang.

Sebagai organisasi profesi yang berkomitmen terhadap pengembangan dan pemberdayaan Jaksa di Indonesia, PERSAJA telah mengambil peran strategis dalam mendorong reformasi sistem hukum pidana nasional. Dalam mengemban tugas strategisnya, PERSAJA bukan sekadar menjadi organisasi profesi, melainkan juga berperan sebagai wadah untuk mencurahkan ide dan gagasan dalam pengembangan sistem hukum nasional.
Berbagai upaya strategis tersebut dilakukan oleh PERSAJA, ini memiliki dampak multidimensional. Di satu sisi, program-program tersebut memastikan kesiapan para Jaksa dalam menghadapi perubahan sistem hukum yang dinamis. Di sisi lain, kontribusi PERSAJA turut membentuk sistem peradilan pidana yang lebih adil, efektif, dan adaptif terhadap perkembangan masyarakat. Dengan pendekatan holistik yang memadukan aspek teknis hukum dengan nilai-nilai keadilan sosial, PERSAJA terus memperkuat posisinya sebagai garda depan dalam mewujudkan sistem hukum Indonesia yang modern, berintegritas, dan berkeadilan.
Kejaksaan secara solutif dan wajar serta berperan aktif dalam memberikan sumbangsih kepada institusi Kejaksaan dengan menawarkan solusi atas permasalahan yang sedang dan akan dihadapi.

Dalam menghadapi dinamika sosial-politik dan perkembangan teknologi yang cepat, PERSAJA dituntut untuk merespons secara proaktif, tepat, dan solutif guna mencegah potensi konflik yang dapat mengganggu efektivitas kinerja Kejaksaan. Hal ini mencakup upaya mitigasi terhadap disparitas penafsiran hukum, isu etik penegak hukum, serta tantangan eksternal seperti intervensi atau tekanan dari pihak lain untuk mendegradasi tingkat kepercayaan masyarakat kepada Kejaksaan.
Di tengah arus globalisasi dan digitalisasi, tantangan penegakan hukum semakin kompleks. Kejahatan kini tidak lagi mengenal batas negara, dan bentuknya semakin canggih. Di sinilah pentingnya peran PERSAJA untuk beradaptasi dan turut menguatkan kapasitas Jaksa dalam menghadapi perkembangan zaman.
Momentum ulang tahun PERSAJA juga menjadi ajang refleksi untuk menilai kembali apakah telah setia pada nilai-nilai Tri Krama Adhyaksa: Satya, Adhi, dan Wicaksana, serta proyeksi untuk merancang langkah-langkah strategis ke depan demi menjadikan Kejaksaan Republik Indonesia sebagai institusi penegak hukum yang modern, humanis, dan berkeadilan.

Selanjutnya acara dilanjutkan dengan Tasyakuran HUT PERSAJA Ke-74 Tahun 2025 di Aula Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan.

(MN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *