Banjarmasin- Lativi News
Beberapa hari terakhir konsumsi bahan bakar minyak (BBM) khususnya jenis solar di SPBU TPA 64.701.06 di Jalan Lingkar Selatan Banjarmasin mengalami peningkatan.

Penyebab melonjaknya konsumsi solar tersebut diduga sebagai pemicunya oleh karena maraknya pelangsir solar di SPBU tersebut.

Adapun Pelangsir BBM adalah pembelian yang dilakukan seseorang dalam jumlah besar untuk dijual kembali ke pihak lain atau sering disebut cukong penimbun BBM (solar), tujuannya tidak lain agar memperoleh keuntungan yang lebih besar.

Pelangsir ini bukan hanya membuat antrean kendaraan makin panjang, tapi juga membuat penerima atau pengantre yang semestinya dapat malah tidak kebagian.
Bahkan mereka harus antre kembali karena kehabisan dan bikin macet jalan akibat kendaraan yang menumpuk di SPBU tersebut

Ironisnya, meskipun di SPBU yang berlokasi di Jalan Lingkar Selatan tersebut sudah sering dilakukan razia oleh tim gabungan aparat penegak hukum untuk meminimalisir lonjakan konsumsi BBM jenis solar akibat pelangsir tersebut,namun para Pelangsir ini tetap saja ada.
Mereka pandai membaca sikon ,tatkala sedang dilakukan razia para pelangsir tidak berani ikut antrean nàmun pada saat tidak razia para pelangsir kembali beroperasi alias ikut di antrean.

Dari informasi yang diperoleh dilapangan diduga ada sekitar 9 unit truk pelangsir yang mendapatkan BBM solar diantaranya ada yang memperoleh sejumlah sekitar 118 an dan diantaranya diduga pelangsir unit menginap diduga memperoleh sekitar 145 an.

Padahal sesuai Surat Keputusan Kepala BPH Migas Nomor 04/P3JBT/BPH MIGAS/KOM/2020 terkait tentang pengendalian penyaluran jenis BBM tertentu yang mengatur tentang kendaraan pribadi roda 4 hanya diperbolehkan membeli solar maksimal 60 liter per hari.

Sedangkan untuk angkutan umum orang atau barang roda 4 maksimal 80 liter per hari dan angkutan umum orang atau barang roda 6 atau lebih maksimal 200 liter per hari.

Sementara , Manager SPBU 64.701.06 atau TPA Liex membantah tudingan terkait info bahwa di SPBU 64.701.06 diduga telah melayani penjualan BBM Solar .

” Tidak Benar, SPBU kami adalah SPBU pelayanan umum, kami melayani semua masyarakat yang memiliki armada yang memerlukan BBM yang mengisi di SPBU kami dengan memiliki/membawa barcode dan dilayani sesuai dengan standart yang telah ditentukan oleh pertamina jumlah liter dan harga sesuai dengan pertamina, ” terangnya saat dihubungi via Wa nya.
(MN/AK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *