Foto : Kajati Kalsel , Sukarman Sumarinton, S.H., M.H.,(baju biru) saat merima Kunjungan KOMJAK RI di gedung Kejati Kalsel

 

Banjarbaru – LATIVI NEWS

Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan Sukarman Sumarinton, S.H., M.H., menerima kunjungan Komisi Kejaksaan Republik Indonesia (Komjak RI) bertempat di Kantor Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan.

Kunjungan tersebut dihadiri oleh Ketua Komisi Kejaksaan Republik Indonesia Prof. Dr. Pujiyono Suwadi, S.H., M.H., bersama Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan Sukarman Sumarinton, S.H., M.H., yang didampingi oleh Asisten Tindak Pidana Umum pada Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan Yuliyati Ningsih, S.H., M.H., serta Kepala Bagian Tata Usaha pada Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan.

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari kegiatan Komisi Kejaksaan Republik Indonesia dalam rangka melaksanakan tugas dan fungsi kelembagaan sekaligus memperkuat koordinasi dengan jajaran Kejaksaan di daerah.

“Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi dan sinergi dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi Kejaksaan”ungkap Kasi Penkum Kejati Kalsel Yuni Priyono SH MH .

Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan ngopi sore bersama Komisi Kejaksaan Republik Indonesia dan mahasiswa Universitas Achmad Yani Banjarmasin, bertempat di Kampung Putra Bulu. Jumat (28 /08/ 2026)

Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan terbuka, dengan terjalinnya dialog dua arah antara para mahasiswa dengan Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan beserta jajaran dan Komisi Kejaksaan Republik Indonesia.

Dalam kegiatan tersebut, para mahasiswa berkesempatan berinteraksi dan berdiskusi secara langsung dengan jajaran Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan dan Komisi Kejaksaan Republik Indonesia. Dialog tersebut menjadi ruang komunikasi yang terbuka bagi mahasiswa untuk menyampaikan pandangan serta memperoleh pemahaman mengenai pelaksanaan tugas dan fungsi Kejaksaan. Melalui kegiatan tersebut, diharapkan komunikasi dan sinergi antara Kejaksaan, Komisi Kejaksaan Republik Indonesia, dan kalangan akademisi, khususnya mahasiswa, dapat terus terjalin dengan baik.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun keterbukaan, memperkuat pemahaman, serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum.

(MN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *