KANDANGAN-LATIVI NEWS

Pelaksanaan 50 paket pekerjaan di lingkungan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) Tahun Anggaran 2024 diduga bermasalah sehingga menimbulkan kerugian negara mencapai Rp3.392.551.842.

Dugaan tersebut muncul setelah ditemukan berbagai ketidaksesuaian dalam pelaksanaan pekerjaan, mulai dari kekurangan volume hingga pekerjaan yang tidak sesuai kontrak dan spesifikasi teknis.

Berdasarkan data yang diperoleh, nilai total kontrak dari 50 paket pekerjaan tersebut mencapai Rp209.466.120.686.

Dari hasil pemeriksaan, ditemukan indikasi kerugian negara yang berasal dari sejumlah kekurangan volume pekerjaan.

Rinciannya, terdapat kekurangan volume pada 21 paket pekerjaan gedung dan bangunan dengan nilai temuan sebesar Rp2.059.454.691 dari total nilai kontrak Rp145.728.785.872.

Selain itu, ditemukan pula kekurangan volume pada 29 paket pekerjaan jalan, irigasi, dan jaringan dengan nilai sebesar Rp1.658.068.801 dari total nilai kontrak Rp63.736.334.814.

Meski temuan tersebut telah dilakukan pengembalian ke Kas Daerah sebesar Rp1.333.097.789. Namun masih terdapat sisa potensi kerugian negara yang belum dikembalikan sebesar Rp2.059.454.053.

(MN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *