Balangan – LATIVI NEWS

Akibat distribusi air yang sering macet dan diduga lemahnya dalam pengelolaan infrastruktur, Direktur Utama PT Air Minum Sanggam (AMS) Balangan didesak mundur.

Salah satunya dari Oslen Sinurat Koordinator LSM Hati Nurani Rakyat (HANURA) .

“Kami mendesak Dirut agar sadar diri untuk mundur karena kita anggap yang bersangkutan tidak becus mengurus air bersih di Balangan, tarif terus naik tapi pelayanan terus turun. Selain itu masalah penyertaan modal Rp 20 miliar juga belum digunakan,” ucapnya di Balangan, Minggu ( 22 /2/ 26).

Selain itu, kecepatan respon dari keluhan para pelanggan dan transparansi informasi terkait gangguan suplai air bersih sangat lamban. Padahal hal tersebut sangatlah penting untuk menimbulkan kepercayaan publik masyarakat disana.

Oslen Sinurat juga menyampaikan, kinerja Dirut PDAM yang belum optimal ini menimbulkan pertanyaan mengenai efektivitas kepemimpinan saat ini. Oleh sebab itu sudah saatnya dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja Dirut PDAM.

Termasuk kemampuan dalam merencanakan strategi jangka panjang. Termasuk mengelola anggaran secara efisien dan meningkatkan kualitas pelayanan terhadap masyarakat.

Ditegaskan, jika memang ditemukan adanya indikasi ketidakmampuan atau kurangnya inovasi dalam mengatasi permasalahan yang ada. Maka pergantian Direktur Utama adalah opsi yang sangat perlu dipertimbangkan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Balangan..

“Mengingat pentingnya peran PDAM dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, saya pribadi mendesak Pemerintah Kabupaten Balangan untuk segera melakukan evaluasi terhadap kinerja Direktur Utama PDAM,” ucapnya..

Ia juga berharap jika evaluasi menunjukkan hasil kurang memuaskan, mohon dengan hormat agar dipertimbangkan penggantian dengan sosok yang lebih kompeten. Selain itu inovatif serta memiliki visi yang jelas untuk meningkatkan kualitas pelayanan PT AMS Balangan.

(MN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *